Postingan

Tugas Mandiri 05: Purwaning Pieta Baskara E04

Indonesia Youth Democracy Forum (IYDF) 2025 “Reformasi Pemilu untuk Representasi yang Akuntabel dan Kepemimpinan Kompeten Indonesia”  A. Identitas & Informasi Video • Judul webinar: Reformasi Pemilu untuk Representasi yang Akuntabel dan Kepemimpinan Kompeten Indonesia • Penyelenggara: Indonesia Youth Democracy Forum (IYDF) lewat Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) sebagai salah satu penyelenggara. (LinkedIn) • Narasumber & latar belakang: (Perlu kamu cek ulang di video untuk nama lengkap & afiliasi, karena saya tak menemukan data spesifik) • Tanggal pelaksanaan: 9 November • Link video: https://youtu.be/UvgfeHJ6NvQ?si=EplHOLoZyFNitOsH B. Ringkasan Argumentasi Utama • Tesis utama: Reformasi pemilu diperlukan agar representasi politik menjadi lebih akuntabel dan pemimpin yang terpilih menjadi lebih kompeten. • Argumentasi pendukung: • Sistem pemilu saat ini memiliki beberapa kelemahan dalam representasi masyarakat secara penuh, misalnya kurangnya partisipasi, dom...

Tugas Mandiri 06: Purwaning Pieta Baskara E04

Gambar
  Tantangan Pemenuhan Hak atas Pendidikan di Era Digital Abstrak Hak atas pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi dan menjadi fondasi dalam pembentukan generasi muda berkarakter dan berkompeten. Namun, perkembangan era digital membawa dinamika baru dalam pemenuhan hak tersebut, terutama bagi mahasiswa. Teknologi menghadirkan peluang pembelajaran tanpa batas, tetapi juga menciptakan tantangan berupa kesenjangan akses, literasi digital, serta beban ekonomi. Narasi reflektif ini membahas bagaimana mahasiswa mengalami, menilai, dan merespons tantangan pemenuhan hak atas pendidikan di era digital, sekaligus menguraikan peran lembaga pendidikan dan pemerintah dalam memastikan pendidikan tetap inklusif. Kata Kunci:  Hak atas pendidikan; era digital; mahasiswa; kesenjangan akses; literasi digital. Pendahuluan Pendidikan merupakan jembatan penting untuk meraih masa depan, membentuk pola pikir, dan meningkatkan kualitas hidup. Bagi mahasiswa, pend...

Tugas Mandiri 04: Purwaning Pieta Baskara E04

Refleksi Sosial:  Kehidupan Masyarakat di Cileungsi–Cibubur Lokasi Observasi: Lingkungan tempat tinggal di sekitar Cileungsi–Cibubur, Kabupaten Bogor Pendahuluan Saya memilih wilayah Cileungsi–Cibubur sebagai lokasi observasi karena daerah ini memiliki karakter sosial yang menarik. Terletak di perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Jakarta Timur, daerah ini dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang yang sangat beragam baik dari segi suku, budaya, maupun agama. Ada pendatang dari berbagai daerah seperti Jawa, Betawi, Sunda, Batak, dan bahkan beberapa warga keturunan Tionghoa. Keberagaman ini menjadikan lingkungan Cileungsi–Cibubur sebagai miniatur kecil dari masyarakat Indonesia yang majemuk. Alasan saya memilih lokasi ini juga karena saya berasal dari daerah Cileungsi–Cibubur. Saat ini saya memang sedang merantau ke Jakarta untuk kuliah, namun saya merasa lebih memahami kondisi sosial dan kebiasaan masyarakat di daerah asal saya tersebut. Saya juga melihat bahwa di tengah perkemb...

Tugas Mandiri 03: Purwaning Pieta Baskara E04

  Ringkasan Wawancara tentang Pandangan terhadap Identitas Nasional. Narasumber: Nama: Putri Indah Cahyani Usia: 24 Profesi: Karyawan Swasta Pendahuluan Wawancara ini dilakukan dengan Putri Indah Cahyani, seorang karyawan swasta yang memiliki perhatian terhadap isu kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. Narasumber dipilih karena dianggap mewakili pandangan masyarakat umum yang aktif bekerja di sektor swasta namun tetap memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga jati diri bangsa. Tujuan dari wawancara ini adalah untuk menggali pandangan narasumber mengenai arti identitas nasional, bagaimana identitas tersebut tercermin dalam kehidupan sehari-hari, tantangan yang dihadapi dalam mempertahankannya, serta peran generasi muda dalam memperkuat identitas bangsa di tengah perkembangan global. Isi Menurut Putri Indah Cahyani, identitas nasional merupakan jati diri yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dan membedakannya dari bangsa lain. Ia menjelaskan bahwa identitas nasional bukan hanya...

Tugas Terstruktur 02: Kelompok 01

Gambar
  PERBANDINGAN INDONESIA DENGAN MALAYSIA Latar Belakang  Negara Indonesia dan Malaysia adalah dua negara tetangga di Asia Tenggara, dari segi geografis dua negara ini berdekatan dan juga berbatasan. Wilayah Malaysia Timur (Sabah dan Serawak) berbatasan langsung dengan Kalimantan Barat dan Timur, sementara Malaysia Barat berbatasan dengan Pulau Sumatera yang dipisahkan oleh Selat Malaka. Kedekatan geografis membuat interaksi Indonesia–Malaysia sulit dihindari. Sejak Persekutuan Tanah Melayu merdeka pada 1957 yang kemudian dikenal sebagai Malaysia, hubungan kedua negara terus terjalin. Walau tidak selalu mulus dan terkadang muncul konflik, biasanya masalah dapat diselesaikan melalui jalur mediasi. Indonesia dan Malaysia punya latar belakang sejarah yang mirip karena sama-sama pernah dijajah bangsa Barat. Bedanya, cara mereka meraih kemerdekaan nggak sama. Indonesia resmi merdeka pada 17 Agustus 1945 lewat pembacaan Proklamasi yang menekankan pentingnya kebebasan sekaligus menola...

Tugas Mandiri 02: Purwaning Pieta Baskara E04

       Sistem Pemerintahan Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Latar Belakang Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik yang menganut sistem pemerintahan presidensial. Sejak proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia menghadapi berbagai tantangan untuk menentukan sistem pemerintahan yang sesuai dengan kondisi negara yang majemuk. Pemilihan sistem presidensial didasarkan pada kebutuhan akan stabilitas politik, kepemimpinan yang jelas, serta kepastian hukum. Sistem ini terus mengalami dinamika, terutama setelah amandemen UUD 1945 pada era reformasi. Amandemen memperkuat prinsip demokrasi dengan menegaskan pembagian kekuasaan, memperjelas mekanisme check and balance, serta memastikan legitimasi Presiden melalui pemilihan langsung. Hal ini membuat sistem pemerintahan Indonesia bukan hanya hasil warisan sejarah, tetapi juga refleksi dari kebutuhan bangsa untuk menegakkan prinsip kedaulatan rakyat dan negara hukum. Tujuan • Menjelaskan gambaran umum sist...

Tugas Terstruktur 01: Purwaning Pieta Baskara E04

Gambar
Nilai Kebangsaan Dalam Perjalanan Akademik dan Kehidupan Sehari-hari Oleh: Purwaning Pieta Baskara Universitas Mercu Buana - Prodi Manajemen  Abstrak Nilai kebangsaan merupakan fondasi moral yang menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam menjalankan peran sebagai generasi penerus bangsa. Dalam era globalisasi, arus teknologi dan budaya asing membawa dampak positif maupun negatif terhadap kehidupan bangsa Indonesia. Mahasiswa dituntut untuk mampu menginternalisasikan. nilai-nilai kebangsaan agar tidak kehilangan jati diri. Artikel ini membahas penerapan nilai kebangsaan dalam dunia akademik, seperti disiplin, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap keberagaman, serta dalam kehidupan sehari-hari, seperti kepedulian terhadap lingkungan, keterlibatan sosial, dan penggunaan media digital yang bijak. Internalisasi nilai kebangsaan diharapkan mampu melahirkan mahasiswa berkarakter sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Kata Kunci : nilai kebangsaan, mahasi...